BCA mobile

BCA mobile (m-BCA) masih terasa seperti versi 2018 yang jarang berubah. Aplikasi ini bagus untuk transfer sehari-hari, QRIS, dan tarik tunai tanpa kartu, tapi rating 4.0 menunjukkan kalau ekosistem banking bergerak lebih cepat. BCA sendiri meluncurkan myBCA sebagai super-app paralel, yang kasih sinyal ke mana tujuannya. Kami bandingkan tujuh alternatif BCA mobile yang handle banking sehari-hari Indonesia dengan fitur-fitur lebih segar.

Kalau kamu nasabah BCA yang cari aplikasi cadangan, atau lagi pikir-pikir apakah tetap pakai bank swasta terbesar, panduan ini untuk kamu.

Perbandingan cepat

AplikasiTerbaik untukTier gratisBiayaFitur unggulan
myBCARekening BCA yang sama, UI modernGratisTransfer dalam BCA gratisMulti-akun, multi-currency, NFC Pay
BRImoJangkauan pedesaan luasGratisTransfer dalam BRI gratisRegistrasi remote dari 11 negara
Livin’ by MandiriTransfer internasionalGratisTransfer dalam Mandiri gratisTransfer 18 mata uang, akun forex 12 currency
wondr by BNITravelerGratisTransfer dalam BNI gratisSatu akun, 12 mata uang
SeaBankParked cashGratisGratis, 100 transfer/bulanBunga 6% per tahun
Bank JagoBudgetingGratisGratis, 25 transfer/bulanHingga 60 sub-akun
JeniusDigital-first UX yang polishAkses gratis~Rp10.000/bulan waivableSave It, Pay Me, virtual card

Kenapa orang tinggalkan BCA mobile

Interface-nya ketinggalan dari bank SOE

m-BCA masih minta handoff ke KlikBCA untuk operasi lebih berat, login screen tetap brand BCA tapi hampir nggak ada yang berubah dalam tiga tahun terakhir. Aplikasi bank SOE seperti BRImo dan Livin’ redesign dua kali dalam periode itu.

Rating 4.0 paling rendah di big four

Review-nya kasih petunjuk spesifik: fitur NFC cuma jalan di Android, push notification ilang di iOS, aplikasi nggak handle dual-SIM dengan baik. Wear OS support ada di myBCA tapi nggak di m-BCA klasik.

BCA pengin kamu pake myBCA

myBCA adalah aplikasi strategis BCA dan dapat fitur baru duluan. KlikBCA Smartphone masih ada di dalam m-BCA untuk kompatibilitas, tapi siapa pun yang mulai fresh hari ini harus minimal coba myBCA. Realitas dual-app ini soft signal kalau m-BCA mode maintenance.

Transfer BI-FAST nggak gratis

Beberapa alternatif kasih quota gratis BI-FAST per bulan. BCA charge per transfer pas kamu ke bank lain.

Alternatif-alternatifnya

myBCA — Upgrade akun yang sama terbaik

myBCA pakai BCA ID dan akun yang sama tapi interface modern. Aplikasi support hingga 17 mata uang asing di Poket Valas, NFC Pay pake kartu, multi-platform (mobile, web, Wear OS), dan Financial Diary yang track history dari 2016. Investasi dari Rp10.000 di reksa dana dan obligasi ada di dashboard yang sama.

Kelemahannya: Rating 3.8, sebagian karena deteksi root dan emulator block nasabah dengan ROM modif. Flow “buka akun BCA baru” kadang kembangin sama registrasi m-BCA lama.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: BCA ID yang sama login ke dua aplikasi. Kamu bisa jalanin dua-duanya di satu ponsel. Payee yang tersimpan auto-sync.

Download: Google Play

Garis besar: Kalau tetap sama BCA, pindah ke myBCA. Nggak ada alasan buat tetap pake m-BCA sebagai utama.

BRImo — Terbaik untuk coverage nasional dan pedesaan

BRImo jalan di 93 juta install dan support registrasi remote dari 11 negara, termasuk Saudi Arabia, UAE, Hong Kong, Jepang, dan Singapura. Alasan kuat BRImo lebih bagus dari BCA mobile adalah geografis: jaringan cabang BRI dan AgenBRILink jangkau desa-desa tempat BCA nggak ada. Transfer internasional ke 160+ negara built-in.

Kelemahannya: Window maintenance pas tanggal gajian well documented. Push notification bisa lag saat peak load.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: Buka akun BRI dari aplikasi via verifikasi video. Dua-duanya coexist tanpa conflict.

Download: Google Play

Garis besar: Aplikasi kedua terbaik buat siapa pun yang punya keluarga atau bisnis di luar metro Jawa.

Livin’ by Mandiri — Terbaik untuk transfer internasional

Livin’ by Mandiri kirim uang 18 mata uang ke 29 negara, support QRIS di lima negara Asia, dan tap-to-pay jalan lokal dan internasional. Akun Forex hold 12 mata uang dan bisa jadi sumber dana buat pengeluaran sehari-hari tanpa konversi manual.

Kelemahannya: Rating 4.1, update lebih lambat dari bank digital-first. Auto bill payment solid tapi tersembunyi.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: Daftar via verifikasi video dalam aplikasi pake e-KTP.

Download: Google Play

Garis besar: Pilih Livin’ kalau pengeluaran kamu lintas border lebih dari sekali setahun.

wondr by BNI — Super-app baru terbaik

wondr by BNI reset dari BNI soal pengalaman mobile banking. Satu akun, 12 mata uang, QRIS Cross-Border, integrasi investasi BIONS. Ini terasa seperti peer terdekat myBCA dari segi intent design.

Kelemahannya: Installed base lebih kecil berarti edge case dapat perhatian lebih sedikit. Migrasi dari BNI Mobile lama straightforward tapi nambahin satu step.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: Registrasi standar via verifikasi video e-KTP.

Download: Google Play

Garis besar: Alternatif kuat kalau kamu pengin UI modern tanpa keluar dari ekosistem bank SOE.

SeaBank — Terbaik untuk saving rate

SeaBank kasih 6% per tahun buat tabungan regular dan 100 transfer BI-FAST gratis per bulan. Integrasi Shopee kasih free ShopeePay top-up dan zero-fee Virtual Account checkout di Shopee.

Kelemahannya: Nggak ada cabang. Tarik tunai cuma di Indomaret.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: Buka SeaBank dalam aplikasi, transfer via BI-FAST.

Download: Google Play

Garis besar: Pakai SeaBank buat parkir uang, BCA mobile buat akun harian kamu.

Bank Jago — Terbaik untuk sub-akun dan shared spending

Bank Jago pakai sub-akun “Kantong” (hingga 60) dengan Kantong bersama buat joint spending (hingga 25 orang). Pair-nya sama GoPay buat top-up mudah dalam ekosistem GoTo.

Kelemahannya: Saving rate nggak eye-catching. Pinjaman masih narrow.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: Registrasi in-app standar.

Download: Google Play

Garis besar: Pilih Jago kalau budgeting dan shared expense tracking penting buat kamu.

Jenius — Terbaik buat digital-first banking yang polish

Jenius dari SMBC Indonesia punya UX paling bersih dari bank digital-first mana pun di Indonesia. Bucket Save It, request Send It dan Pay Me, plus virtual card buat subscription. Multi-currency wallet cover USD, SGD, JPY, EUR, AUD, GBP, HKD, dan CNY.

Kelemahannya: Admin fee Feesight kira-kira Rp10.000 per bulan kecuali ada waiver balance atau gaji. Customer base lebih kecil dari bank SOE.

Pricing:

Migrasi dari BCA mobile: All-app onboarding, order m-Card by post.

Download: AptoideGoogle Play

Garis besar: Pilihan buat user yang peduli design dan nggak mau kompromi soal kualitas aplikasi.

Cara memilih

Pilih myBCA kalau pengin akun BCA yang sama di aplikasi modern. Nggak ada alasan tetap di m-BCA. Pilih BRImo kalau keluarga atau bisnis kamu akar-akarnya di luar metro Jawa, tempat jangkauan BRI unmatched. Pilih Livin’ by Mandiri buat penggunaan internasional serius.

Pilih wondr by BNI sebagai akun kedua segar yang pas buat travel. Pilih SeaBank buat saving rate. Pilih Bank Jago buat budgeting dan shared account. Pilih Jenius kalau polish penting dan admin fee kecil bisa diterima.

Tetap di BCA mobile cuma kalau kamu jalanin setup lama, punya auto biller tied ke BCA, dan nggak mau migrasi. Bahkan gitu, install myBCA dan pakai parallel.

FAQ

Apakah myBCA menggantikan BCA mobile?

BCA nggak announce sunset, tapi myBCA tempat fitur baru datang duluan. Treat m-BCA sebagai legacy dan myBCA sebagai path forward dalam BCA.

Aplikasi mana yang punya interest rate terbaik?

Regular saving SeaBank di 6% per tahun paling tinggi dari tujuh. Bank Jago dan Jenius kasih competitive tapi base rate lebih rendah. Saving BCA sekitar 0,10% sampai 1,25% tergantung tier.

Bisa nggak pakai BCA QRIS di alternatif ini?

QRIS adalah interoperable. Wallet atau bank app apapun yang enable QRIS terima bayaran di sticker QRIS apapun. Receipt dan merchant settle terpisah.

Alternatif gratis apa yang paling deket sama BCA mobile?

myBCA gratis sama akun BCA yang sama. SeaBank dan Bank Jago nggak ada monthly fee, punya free transfer allowance, dan nggak ada minimum balance.

Bisa nggak aman keep BCA dan tambah aplikasi bank kedua?

Ya. Aplikasi banking Indonesia sandbox per package. Selama setiap aplikasi punya PIN atau biometric sendiri dan kamu cuma install dari official store, jalanin dua atau tiga itu normal.

Semua aplikasi-nya diawasi OJK?

Ketujuh aplikasi banking itu licensed dan supervised sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan join Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) deposit insurance.